Archive for March 2012

Harga BBM naik pada demo, Harga rokok naik pada diem..what’s wrong..??   2 comments


Ada beberapa hal yang bikin aku agak sensitif ngeliyat pemberitaan beberapa hari terakhir ni. apalagi kalu bukan aksi demo besar-besaran yang dilakukan rakyat dan mahasiswa yang menuntut dan menolak kenaikan harga BBM. ya, memang itu kasus besar yang dihadapi Indonesia beberapa hari ini. kenaikan harga BBM memicu terjadinya aksi demo di beberapa tempat, bahkan sempt terjadi kericuhan selama aksi demo itu berjalan.

kalo kita melihat ke belakang, kenaikan harga BBM pada dasarnya disebabkan adanya kenaikan harga minyak dunia yang dipengaruhi krisis di beberapa negara Eropa. ini menjadi salah satu alasan pemerintah menaikkan harga BBM akhir-akhir ini. kalo kita melihat ke sebelah, harga minyak di Indonesia sudah murah bahkan yang paling murah di Asia Tenggara. silakan saja liyat harga BBM di negara tetangga.

bukannya aku lagi gak setuju dengan aksi demo tadi, hanya saja aku pengen ngajak temen-temen semua untuk berpikir positif dan berpikir di sisi lain dalam kasus ini. aku perhatikan, kemarin, hari selasa merupakan hari dimana diadakan demo besar-besaran menuntut dan menolak kenaikan harga BBM. tidak sedikit dari kaum mahasiswa yang ikut berdemo. ini yang jadi perhatianku.

mahasiswa adalah kaum intelektual, harapan negara untuk terus meneruskan pembangunan bangsa. mahasiswa memang menjadi pengontrol jalannya pemerintahan bersama rakyat, tapi bukan berarti pula mahasiswa selalu mengadalakn demo untuk kasus-kasus seperti ini. aku ikut mendukung demo itu, asal tidak merugikan siapa-siapa, dengan kata lain tidak akan ada aksi anarkis dan provokatif nantinya. kalo itu aku sangat setuju dan ikut mendukung, akrena tiap warga negara bebas mengelurkan pendapat dan menuntut haknya adalah hak asasi manusia. tapi kalo kita berjalan di sisi lain, alangkah baiknya jika kita sebagai mahasiswa dan kaum intelektual, tidak hanya mengandalkan demo semata, tetapi ikut bersama-bersama mencari dan menciptakan bahan bakar alternatif pengganti BBM. aku pikir itu lebih biak dan bermanfaat. kuras pikiran dan tenaga untuk menghasilkan itu, jangan hanya berdemo. dengan menciptakan bahan bakar alternatif, maka kita telah ikut berpartisipasi dalm menyelamatkan rakyat bahkan dunia. jadi kesimpulannya, menyelamatkan rakyat jalan satu-satunya tidak hanya berdemo tetapi usaha untuk mencari solusi dengan mengerahkan kecerdasan dan pola pikir kita. ajaklah orang-orang yang berkompeten untuk membantu menemukan ini, andai saja ribuan mahasiswa yang berdemo mau berkumpul, berusaha dan mengerahkan pikiran-pikiran cerdas mereka bersama dalam mencari solusi dan alternatif ini, aku yakin tidak mustahil alternatif dan solusi untuk mencari dan menciptakan bahan bakar alternatif lain selain BBM bisa terwujud.

satu lagi yang menjadi aneh di pikiranku adalah, harga BBM naik jadi demo, tapi harga rokok naik pada biasa aja. padahal dari beberapa sumber yang aku dapet, termasuk dari detik.com, kenaikan harga rokok sudah dimulai sejak minggu awal tahun 2012, khususnya untuk harga rokok putih.

Berikut beberapa harga rokok eceran yang disampaikan Kosim berdasarkan harga agen:

Sampoerna Mild: Rp 11.000 sebelumnya Rp 10.500
Clas Mild: Rp 10.000 sebelumnya Rp 9.200
Star Mild: Rp 10.000 sebelumnya Rp 9.300
U Mild: Rp 7.400 sebelumnya Rp. 7.200
Marlboro: Rp 12.000 sebelumnya Rp. 11.500
Envio Mild: Rp 7.650 sebelumnya Rp. 7.200
Djarum Super: Rp 10.500 sebelumnya Rp 9.350
Gudang Garam Filter: Rp. 9.000 sebelumnya Rp 8.800.

Seperti diketahui, pemerintah menetapkan kenaikan cukai rokok di 2012. Untuk jenis rokok putih rata-rata naik 15-16%.

http://finance.detik.com/

 

tapi apakah kita melihat adanya demo di sana..??apakah ada demo besar-besaran disana..?? tidak..!!

ini yang jadi pertanyaanku selama ini. ketika harga rokok naik kok gak ada demo menuntut kenaikan itu…?? dari sumber yang sama, aku dapet informasi kalau para pelanggan rokok menganggap itu biasa karena itu sudah kebutuhan. aneh kan..?? ┬ápadahal kalu kita perhatikan, kenaikan BBM itu 1500, hampir sama dengan kita membeli 2 batang rokok. pikiranku, dengan kenaikan harga BBM justru bisa mengurangi konsumsi roko rakyat kita, minimal 2 batang roko sehari. andai saja semua berpikir “ah, daripada buat beli rokok mending buat beli bensin aja” kemungkina konsumsi roko di Indonesia akan berkurang. waaah seneng ya kayaknya..hehee itu si pikiranku saja.

yang pasti kenaikan harga BBM ini mari kita selesaiakn dengan baik-baik, berdemo boleh asal tidak melakukan sikap anarkis dan provokatif. dan buat pemerintah pun, tolong lihat rakyat kecil, carilah jalan terbaik, kalau masih ada cara lain selain menaikkan harga BBM, alngkah baiknya itu dilakukan.

 

 

Posted March 28, 2012 by Heryan Ardhi Kusuma in Kumpulan Ilmu dan Informasi

Kerudung Kebohongan   2 comments


Ada yang menarik dari pembicaraan ketika kuliah, dosen sempat membuka pikiranku tentang kerudung kebohongan. apa si maksudnya..?? kerudung pada dasarnya digunakan untuk menutup aurat seorang wanita, hanya saja saat ini fungsi kerudung sudah tidak hanya sebagai penutup aurat saja, melainkan juga untuk memperindah tampilan atau performance seorang wanita. ketika kita memperhatikan cara berpakaian mengenakan kerudung sekarang ini, sudah tidak kaget lagi jika kita melihat ada bermacam-macam model kerudung yang dikenakan. seperti yang sempat aku tulis di posting terdahulu, saat ini sudah banyak sekali model kerudung yang bisa dikenakan para kaum hawa ini, jadi tidak perlu takut lagi kelihatan jelek saat mengenakan kerudung. model-model kerudung ini jika dipandang berdasar pada penampilan atau performance memang identik tak ada masalah karena ini berkaitan dengan seni dan keindahan penampilan, yang pastinya diidam-idam para kaum wanita. namun jika ditilik dari sisi fungsi awal kerudung, memang sudah sedikit berbelok arah, dari fungsi untuk menutup aurat (rambut dan dada) kini menjadi fungsi penampilan, yang memang tidak terlalu berbelok akrena itu pun masih menutup salah satu aurat yaitu rambut.

Hal yang akan dibicarakan di sini bukan masalah model kerudung yang beraneka ragam, melainkan fungsi kerudung yang sudah mulai berbelok. banyak sekali kasus yang mengingatkan kita akan fungsi kerudung. salah satunya adalah penunjuk identitas islam. ketika kita mengenakan kerudung, maka ingatlah islam, bukan performance. kasus di luar sana, banyak sekali ditemukan bahwa para kaum hawa kebanyakan mengenakan kerudung karena performance. terbukti, banyak yang memakai kerudung ketika di kampus, atau di acara-acara tertentu, namun mereka lepas ketika keluar rumah atau bepergian. tidak sedang menyalahkan seluruh perempuan atau seluruh perempuan yang berkerudung, namun ini hanyalah sebuah realita dan fakta yang perlu diungkap meskipun aku juga yakin masih banyak banget wanita yang mengenakan kerudung berdasar fungsi aslinya. ada apa dengan kasus itu, apakah mereka mengenakan kerudung hanya untuk formalitas kuliah atau acara tertentu atau apa aku kurang tahu karena belum sempat aku tanya-tanya secara detail, namun salah satu alasannya adalah karena mereka masih belum bisa keluar bepergian mengenakan kerudung. dengan alasan seperti itu, berarti masih ada perempuan yang mengenakan kerudung bukan atas alasan menutup aurat, tetapi karena tuntutan lingkungan.

Sempat juga kemarin ada yang berpendapat bahwa kerudung itu hanya digunakan untuk menutup kekurangannya. pernyataan pedas memang, tapi kita jangan menganggap itu sebagai kritikan pedas, namun sebagai pandangan kedepan untuk melakukan perubahan, itu yang paling penting. dengan seperti itu, kita mengharapkan agar akan ada perubahan signifikan dari fungsi kerudung tadi.

Tidak semua kaum hawa seperti yang dibicarakan di atas, karena masih banyak sekali mereka yang benar-benar mengenakan kerudung karena fungsi yang sebenarnya, sebagai penguat dirinya akan Islam dan sebagai penguat imannya. hanya saja kasus-kasus di atas itu juga harus menjadi perhatian kita sendiri. bukan menutup kekreatifan kita terhadap jilbab, bukan menyalahkan model jilbab yang sudah beragam, namun tetap harus diingat kembali fungsi kerudung. boleh menggunakan model jilbab yang cantik dan indah, namun harus tetap perhatikan hal apa saja yang perlu ditutup dengan kerudung itu. ketika kita mengenakan kerudung, maka ingatlah bahwa kita membawa nama agama kita, Islam. jadikan kerudung sebagai penguat identitas, penguat keyakinan dan islam, maka kerudung akan kembali ke fungsi sebenarnya..

Kenapa kota Yogja semakin PADAT..??   2 comments


Yogyakarta, begitu mendengar nama kota ini, pasti orang bakal teringat nama malioboro dan tugu, yang memang merupakan ikon kota yogyakarta. daya tarik kota yogyakarta yang memikat memang menjadi alasan bagi orang-orang atau wisatawan untuk mengunjungi kota yang terkenal dengan kota budaya ini. pariwisata yang menjadi andalan kota yogyakarta juga menjadi salah satu daya tarik penting kota yogyakarta. sebut saja malioboro, tugu yogya, parangtritis dan deretan pantai di gunung kidul adalah andalan kota pelajar ini untuk menarik wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri. Yogyakarta yang menjadi pusat pelajar, atau terkenal juga dengan sebutan kota pelajar juga menjadi salah satu aset penting yang dimiliki kota budaya ini. sekolah-sekolah berstandar internasional, perguruan tinggi ternama dan lulusan yang berkualitas adalah bukti nyata bahwa kota yogyakarta adalah kota yang diminati oleh semua orang. hampir di setiap daerah, baik kota maupun kabupaten, kota gudeg ini berdiri bangunan sekolah yang berjenjang dari SD sampai perguruan tinggi, baik itu swasta ataupun negeri. semua orang bisa menuntut ilmu di sini. inilah yang menjadi sedikit permasalahan. kenapa..?? kota yogyakarta yang menjadi kota pelajar dan kota penuh peluang, membuka peluang untuk semua orang dari segala penjuru untuk bisa datang ke kota ini, baik itu untuk mendapatkan pendidikan maupun mencari pekerjaan. perguruan-perguruan tinggi yang sangat banyak jumlahnya pun menarik orang untuk datang dan mendapatkan ilmu di sana. tidak ada batasan untuk orang yang ingin menuntut ilmu di sini, semua orang bisa datang dari mana saja, dan berhak mendapat pendidikan yang layak di kota pelajar ini. atas dasar itulah, banyak orang yang memilih kota yogyakarta sebagai tempat peraduan nasibnya, di perguruan tinggi maupun pekerjaan. banyak sekali mahasiswa-mahasiswa yang datang dari luar yogya yang datang untuk belajar, dan mencari karir di yogya ini.

Lulusan-lulusan perguruan tinggi di yogyakarta mempunyai jumlah yang sangat besar, kita bisa hitung, jika masing perguruan tinggi meluluskan 1000 mahasiswa tiap tahunnya, maka berapa jika ada 50 perguruan tinggi yang meluluskan mahasiswanya. sangat banyak kan pastinya. hal yang patut kita perhatikan adalah  para lulusan ini, dimana masih banyak sekali lulusan yang ingin tetap tinggal di kota yogyakarta untuk mencari peraduan nasibnya di yogyakarta. sebagai kota besar memang ini menjadi peluang bagi mereka untuk mendapatkan pekerjaan di sini karena betul, kota ini mempunyai potensi kerja yang sangat besar. inilah yang menjadi alasan mereka enggan untuk meninggalkan kota yogya dan kembali ke daerah asalnya. atas dasar itu, maka tidak salah jika kota yogyakarta yang dulu masih cukup sepi dan longgar, kini menjadi kota yang padat dan sangat ramai, baik dari sisi perumahan, jalan, kendaraan maupun warganya, karena setiap tahun kemungkinan ada pertambahan yang cukup besar dari lulusan-lulusan perguruan tinggi ini.

Sekarang, kita bisa liat buktinya, kota yogya sudah mulai dilanda kemacetan, dan banjir, seperti di kota-kota besar lainnya, jakarta, surabaya, dll. ini pertanda bahwa tingkat pertumbuhan warga yang menempati yogya semakin banyak. untuk itu, perlu adanya perhatian khusus dari pemerintah yogyakarta untuk terus mencermati perkembangan ini, dengan harapan, perkembangan warga yang tinggal di yogyakarta akan diimbangi pula dengan perkembangan sarana dan prasarana yang menunjang, juga perbaikan-perbaikan yang perlu dilakuakn segera. jika itu terjadi, maka kota yogyakarta pun akan terus berimbang antara potensi wisata, pendidikan dan lapangan kerja dengan perkembangan sarana dan prasarana yang semakin memadahi dan teapt guna.