RD mundur karena dualisme PSSI..??atau apa..??   Leave a comment


Siapa yang tak mengenal seseorang  berinisial RD di dunia persepakbolaan Indonesia ini..?? tentunya buat para penggila sepak bola khususnya sepak bola tanah air tahu dengan sosok ini. dia pernah melatih di beberapa klub besar Indonesia, seperti Persija Jakarta, Sriwijaya FC, dan Persipura Jayapura. betul sekalii..dialah Rahmad Darmawan. pelatih yang memiliki background sebagai seorang militer ini memang terkenal sebagai salah satu pelatih terbaik yang dimiliki Indonesia. kariernya bersama klub besar tanah air dan prestasinya yang cukup memuaskan bersama klub-klub yang ditanganinya membuat RD sering dipanggil PSSI untuk melatih Timnas Indonesia. setelah pada pra kualifikasi Piala Dunia kemarin dirinya mengasisteni pelatih wim, dia diangkat menjadi pelatih utama Timnas Indonesia U-23.

Rahmad yang terkenal dengan jurus strategi mematikannya melatih bibit-bibit muda indonesia. tugas RD dalam menangani timnas u-23 adalah membawa timnas muda menjadi juara Sea Games, meskipun hanya mempunyai waktu 3bulan untuk menangani timnas u-23 sebelum Sea Games dimulai. latihan dan uji coba menjadi kegiatan rutin yang diberikan RD untuk anak asuhnya guna mengevaluasi setiap lini di setiap pertandingan. peningkatan performa dan fisik pun menjadi salah satu agenda di dalam latihan dan uji coba tersebut. setidaknya ada sekitar 12 kali timnas u-23 menjalani beberapa pertandingan uji  coba baik itu melawan tim lokal indonesia maupun timnas negara lain.

Persiapan yang dianggap RD terlalu singkat ini membuatnya harus berpikir keras strategi apa yang terbaik untuk anak asuhnya. pergantian formasi, strategi kerap dilakukan RD guna uji coba strategi apa yang nantinya akan diterapkan di ajang tertinggi Asean itu. dari uji coba yang dilakukan timnas u-23, hasil yang diberikan pun cukup memuaskan, bahkan timnas u-23 berhasil menahan imbang seniornya 1-1 di ajang uji coba. ini membuktikan bagaimana kualitas permainan sudah mulai nampak melalui formasi dan strategi yang diberikan Rahmad Darmawan.

Meski saat undian group Sea Games Indonesia masuk ke group yang dianggap paling berat, bersama Malaysia, Singapura, thailand, dan kamboja, tim asuhan RD ini benar-benar menunujkkan kualitasnya. hasil tangan dingin RD di dalam memadukan pemain yang berasal dari daerah berbeda dan kultur berbeda membuahkan hasil. Indonesia berhasil lolos ke babak semifinal dan artinya lolos dari group neraka tersebut. tangan dingin RD kembali diuji ketika di semifinal Indonesia harus melawan tim kuat vietnam. strategi terbaik RD dikerahkan guna meloloskan timnas Indonesia. bermain menekan menjadi kunci permainan yang diterapkan RD saat itu, dan terbukti berhasil. Indonesia berhasil menang 2-0 dari Vietnam. belum selesai, RD sebagai pelatih masih harus bertanding melawan Malaysia yang notabene telah mengalahkan indonesia di babak penyisihan. kali ini RD benar-benar harus memutar otaknya untuk membalas dendamkan kekalahan Indonesia itu. singkatnya saat itu Indonesia sempat memberikan harapan untuk menjuarai ajang sepak boal tersebut, meski akhirnya ditahan imbang 1-1 oleh Malaysia dan harus memaksa RD dan anak asuhnya mengahadapi adu penalti dan kalah.

Meski begitu RD tetap saja RD. dengan segala kerendahan hatinya, ia meminta maaf pada rakyat Indonesia belum bisa mencapai juara sepak bola sea Games. sebuah acungan jempol patut diberikan pada RD. namun tahukah kalian, RD yang sudah membawa Indonesia merebut juara 2 sea games itu kini mengundurkan diri dari kursi kepelatihan. tentu berita ini sangat mengejutkan para pecinta bola Indonesia. segelintir pertanyaan mengapa RD berani mundur keluar dari para supporter Timnas Indonesia. menurut pengamatan mereka, RD mundur karena adanya dualisme sistem kompetisi di Indonesia, dimana klub yang mengikuti sistem kompetisi ISL tidak boleh menjadi bagian dari Timnas, dan ini membatasi RD untuk memilih pemain berkualitas yang ada di ISL. inilah salah satu alasan RD mengundurkan diri.

Namun begitu, RD yang sempat diwawancarai oleh wartawan salah satu media mengatakan bahwa dirinya siap menangani kembali Timnsa jika memang ada panggilan dari PSSI dan sudah tidak ada lagi dualisme kompetisi Indonesia yang membatasi dirinya memilih anggota Timnas Indonesia.

Jelas disini, keputusan RD tersebut menjadi sebuah kerugian untuk Timnas Indonesia dan supporter Timnas karena kita tahu bahwa RD adalah salah satu pelatih dari putra lokal Indonesia terbaik saat ini. untuk PSSI, jangan sampai Indonesia semakin terpuruk hanya karena dualisme kompetisi. masa iya ada 2 aliran sepak bola dalam 1 negara…

Advertisements

Posted December 16, 2011 by Heryan Ardhi Kusuma in Kumpulan Ilmu dan Informasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: