Archive for November 2011

Ciri Ayam Mau Bertelur Apa Yaa..??   5 comments


Sebenernya aku agak kebingungan nih bikin tulisan ini, soalnya aku sama sekali gak ada pengalaman mengenai ayam. jangankan ayam yang mau bertelur, ayam mau tidur aja q gak tau..:-D tapi berhubung ini pesanan dari temenku, ya q harus penuhi biar dia Puas..haahaa piiss..

Ni aku kasih tahuuu..tolong diinget yee..n jangan tanya gue lagii..bis guee gak tau detailnya..hehee..:-D

Yang pertama, kalau ada ayam berbunyi atau berkokok tidak tenang, itu buktinya kalau dia sedang berisi(telur). mungkin ayam betina ini mual-mual cuma gak bisa muntah kali, jadinya cuma bisa berbunyi gak jelas gituu deech..tap hargai saja seperti ituu..kasiaaan..

Yang kedua, baca qur’an dan maknanyaa..(lhooo bukaaaan)..maksudnya itu dia suka nyari tempat yang lebih gelaaaap..gak tahu apa tujuannya..mungkin ngumpet takut dimarahin ortu, gara-gara hamil pranikah..hahaaa ada juga ya ayam gituu.. ya pokoknya kalau ada ayam betina ngumpet-ngumpet biarin ajaa..dia lagi nyari tempat yang sepri buat nglahirin..eh nelurin maksudnyee..:-D

Yang ketigaaa… coba dech perhatiin pantatnyaa..(waduuuuuuh..kenapa mesti pantat..??gak ada yang lebih bagus paa..??)..udaaah nurut ajaa.. perhatiin tuh pantat ayam, gede gak..kalau pantat ayamnya sedikit melebar, itu tandanya dia mau BAB..alias buang air besaar..haahaa..!! bukan-bukaaan, maksudku itu tandanya dia mau berteluur, jadinya membesar.

Nah sekarang udah tahu kaaan..?? itu sedikit informasi yang aku tahuu..kalo mau tahu banyak tanyain ke ayamnyaa..haahaa becandaa..tapi garis besarnya gitu..silakan dicobaa..:-)

Advertisements

Posted November 30, 2011 by Heryan Ardhi Kusuma in Kumpulan Ilmu dan Informasi

Tagged with , , ,

Jadi Penulis Indie..Siapa Takut..??   Leave a comment


Jadi seorang penulis memang susah-susah gampang. kita merasa sulit kalo baru awal-awal mulai menulis, tapi merasa gampang ketika kita udah mulai terbiasa menulis. artinya tinggal kemauan kita saja, apakah kita mau atau tidak. Sebut saja kita seorang penulis Indie yang menciptakan tulisan sendiri sebagai penulis pemula. permasalahan yang sering muncul biasanya bagaimana cara menuangkan ide untuk topik yang akan kita buat. sekali lagi, kemauan kita memungkinkan semuanya. ketika kita mau, maka tuliskan saja apa yang ada di otak kita, jangan dipikirkan dulu apakah itu bagus atau tidak, nyambung atau tidak, yang penting ide kita tertuang. masalah nyambung atau tidaknya nanti bisa diselesaikan di tahap pengeditan. di sanalah kita bisa mengetahui apakah nyambung atau tidaknya. jadi pada tahap awal ini tuliskan dulu ide kita, kemudian mulai menyusun kalimat-kalimat yang sekiranya mendukung ide kita. kembangkan ide kita dan yakinkan bahwa pengembangan ide kita ini tidak keluar dari ide, karena kebnayakan orang ketika menulis dan merasa asyik dengan tulisannya, mereka tidak memperhatikan lagi apakah keluar dari ide atau tidak. nah inilah yang harus dihindari. kalau perlu kita siapkan dahulu kerangka berpikir kita dengan tujuan untuk membatasi pengembangan ide, shingga kita tetep pada tataran ide.

Bagi penulis pemula, mungkin hal-hal semacam itu akan mennjadi sangat sulit. begitu pun dengan aku, aku yang juga sebagai penulis pemula selalu kebingungan ketika tulisanku lama-lama tak sejalan dengan ide. namun itu biasa teman, hanya butuh latihan saja. yang jelas, sebagai penulis yang baru, jangan takut dan genggsi untuk memamerkan tulisan kita. tunjukkan saja kalau kita ini sudah mempunyai niat dan usaha untuk jadi seorang penulis, dari situ aku yakin akan terbentuk motivasi yang luar biasa. apalagi kalau tulisan kita diberi tanggapan atau feedback dari yang membaca tulisan kita, luar biasa bahagianya, meskipun itu hanya untuk 1 orang yang berkomentar.

 

Jadi sebagai para aktifis pena, lanjutkan semangat kita..jangan tersingkir dengan gurauan orang-rang atau cemooh dari mereka. justru jadikan itu sebgai motivasi untuk prestasi kita ke depan. aku senang ketika melihat penulis sukses berawal dari hal semacam ini, bukan penulis yang sukses karena nama di belakangnya.

Eksotisme “Bukit Bintang” Yogyakarta   Leave a comment


Yogyakarta itu gak cuma terkenal dengan Gudeg, Malioboro, dan Tugunya saja. banyak sekali objek wisata yang bisa dikunjungi, seperti Pantai Parangtritis di Bantul, Pantai-pantai di Gunung Kidul yang memesona dan masih banyak yang lain. tak terkecuali dengan Bukit Bintang di Jalan wonosari. ketika kita sedang bepergian ke arah gunung kidul, tidak ada salahnya kita mampir di sebuah jalan utama menuju guntung kidul yaitu jln. wonosari, tepatnya mampir di Bukit Bintang. di sana pemandnagan yang luar biasa akan kita dapetin. beribu-ribu cahaya akan nampak dari tempat yang memang berbukit-bukit ini. oleh karena itu tempat tersebut dkasih nama Bukit Bintang. sebenarnya yang dimaksud bintang itu bukan bintang sungguhan, melainkan pancaran lampu-lampu rumah dan lampu kota di sepanjang kota Yogyakarta dan sekitarnya. kawasan yang berada tinggi di atas kota Yogyakarta inilah yang membuat kita bisa melihat indahnya lampu-lampu berjajar dengan sekeliling ruas yang gelap, seakan-akan kita sedang melihat bintang-bintang di langit yang begitu indah.

tapi, 1 hal yang harus diperhatikan. kalau kita mau menikmati indahnya bukit bintang, tentu jangan dateng pagi-pagi, bahkan di siang hari, karena pastinya kita tidak akan menemui bintang yang aku maksud. datanglah kesana ketika hari menunjukkan sore hari atau malam hari, maka ribuan bintang pun akan nampak dari atas. jangan sampai terlewatkan untuk menikmati hidangan-hidangan yang ada di sana. jagung bakar berbagai rasa siap menemani anda untuk duduk menikmati indahnya beribu bintang itu. jika kalian lapar, ada sejumlah warung makanan yang siap melayani anda, tentu dengan setting ruang yang menghadap sisi bukit bintang, sehingga kita tetap bisa menikmati bintang-bintang itu. kalaupun kalian sudah merasa kemalaman untuk pulang, jangan khawatir karena ada hotel yang sangat strategis tepat di atas bintang-bintang itu. jadi gak ada salahnya kita mengunjungi objek tersebut.

NB: foto di atas diambil dengan sudut yang sama dan dengan menggunakan kamera sekesarnya, sehingga hasilnya hampir mirip. namun setidaknya bisa memberikan gambaran sedikit bahwa bukit bintang itu indah bahkan lebih indah dibanding foto di atas.

Galang Dana untuk Pengobatan Warga Miskin   Leave a comment


beberapa hari terakhir tersentak kabar kalau RS Sardjito meminta surat agunan berupa surat berharga dari keluarga yang berobat dan tidak mampu membayar biaya berobat tersebut. surat berharga itu bisa berwujud sertifikat rumah atau surat berharga lainnya. biaya yang mahal dan tidak terjangkau warga miskin membuat mereka harus berpikir panjang untuk berobat, sekalipun penyakitnya sudah parah. pertanyaannya kenapa surat berharga menjadi taruhannya?? beberapa hari yang lalu, seorang pasien bahkan harus rela meminjam sertifikat rumah milik saudaranya untuk menebus biaya berobat di RS Sardjito. betapa tidak malang nasib pasien tersebut. dengan penghasilan yang hanya 50ribu 1 bulan, biaya berobat yang dikenakan padanya sangat memberatkan. informasi yang saya terima, pasien ini hanya bekerja sebagai guru honorer di sebuah SLB dan hanya digaji 50ribu. buat makan saja tidak cukup, apalagi untuk berobat. begitu dia memaparkan. ironis, ketika jamkesmas yang seharusnya jatuh pada warga miskin, justru masih belum tepat sasaran. seharusnya pihak rumah sakit dan pemerintah memberikan sedikit sumbangsihnya terhadap warga atau pasien yang tidak mampu untuk berobat.

kesehatan itu hak bagi setiap warga, maka pemerintah pun harus adil, memberikan perhatian lebih bagi para warga miskin yang sangat perlu berobat. ini hanya segelintir dari banyak kasus serupa. bahkan di Magelang, seorang warga bernama Rokim Maryadi, tidak bisa berobat untuk menyembuhkan kakinya yang sudah 18 tahun membusuk dan saat ini sudah tidak bisa berjalan. sebuah pemandangan yang tidak enak, ketika warga miskin harus benar-benar tersiksa karena tidak bisa berobat untuk kesehatannya.

oleh karena alasan itu, perkumpulan Blogger Yogyakarta, bersama-sama mengadakan penggalangan dana untuk membantu para warga miskin tersebut. mereka melakukan aksinya melalui fitur online, dari masing-masing Blog mereka dengan harapan orang yang membaca blog mereka ikut tersentuh dan tergerak hatinya ntuk melakukan hal yang sama. siapa lagi kalo bukan kita yang tergerak. kita tidak bisa mengandalkan peran pemerintah saja. pemerintah pun perlu dukungan dari masyarakat dari semua kalangan. ayoo..bergerak lah..:-)

Posted November 28, 2011 by Heryan Ardhi Kusuma in Kumpulan Ilmu dan Informasi

Tagged with , , ,

ISL VS IPL   2 comments


Ada-ada saja kasus yang dibuat PSSI. setelah beberapa bulan lalu ribut buat pergantian kursi kepemimpinan, kemaren-kemaren ini ribut gara-gara kongres luar biasa. gak cuman itu, akhir-akhir ini, PSSI kembali bikin ulah, ribut dengan model kompetisi di Indonesia. Ada model ISL, ada juga model IPL. lalu yang bener yang mana..?? PSSI itu harus tegas sebagai konstitusi persepakbolaan Indonesia, jangan plin-plan seperti ini. masa iya, sampe ada kasus yang menjaring beberapa klub besar kabur dari model kompetisi yang udah diresmiin PSSI, yaitu IPL. Klub-klub besar ini justru kabur ke model kompetisi ISL yang memang sudah ada dari dulu. Anehnya lagi, kita semua tahu, bahwa pada masa kepemimpinan terdahulu,  IPL inilah yang tidak diakui PSSI. namun sekarang justru berbalik, IPL lah yang diakui PSSI, sedangkan ISL yang saat dulu ada di bawah PSSI, saat ini tidak ada di bawah PSSI. bahkan berita terakhir terkait menyebutkan, kalau Persipura, juara bertahan liga Indonesia, yang sebelumnya akan menjalani Liga Champion Asia, hak kompetisinya dicabut oleh PSSI dengan alasan bergabung sebagai klub ISL. aneh kan?? klub yang sebenernya mau membawa nama Indonesia dengan segudang pengalaman dan prestasi yang dimiliki, justru ditahan oleh pengurusnya sendiri hanya karna berselisih paham. sebua keputusan buruk, ketika kita melihat prestasi yang dimiliki oleh Persipura, Tim Mutiara Hitam.

untungnya permasalahan itu sudah selesai ketika pihak AFC sudah mengkonfirmasi bahwa Persipura Diijinkan untuk bergabung di LIga Champion Asia meski melalui babak play off. dari kasus ini sudah terlihat betapa kacaunya kepengurusan PSSI sekarang ini. yang jadi pertanyaan, apa si perbedaan konsep diantara kedua model kompetisi ini..??

namun kenyataannya PSSI justru rugi ketika menerapkan IPL musim lalu, karena klub-klub besar yang pastinya memiliki supporter luar biasa banyak lebih memilih ISL. jadi artinya pendapatan melalui tiket penonton tidak sesuai yang diharapkan. meskipun IPL sudah berupaya sebaik mungkin dengan memergerkan nama Persija dengan Jakarta FC, pastinya dengan harapan memancing penonton fanatiknya Jack Mania yang terkenal fanatik akan ikut mendukungnya. namun kenyataan berkata lain, justru klub-klub di nanungan IPL sepi pengunjung.

IPL merupakan sebuah model kompetisi, dimana semua klub berada di dalam 1 perusahaan (konsorsium) dimana klub-klub ini dibiayai oleh konsorsium tersebut. jadi semua klub yang bernaung di bawah LPI dibiayai oleh satu perusahaan, namun hasil dari penjualan tiket, sponsor dan hak siar kemudian menjadi hak milik Konsorsium tersebut. dimana kita tahu bahwa sesuai perjanjian, ini yang mendasari saham 70% i milik PSSI dan 30% milik Faried.

Namun kenyataanya justru berkata lain, klub-klub besar seperti Persija, Sriwijaya, Persipura, Persib dan Arema lebih memilih sistem kompetisi ISL yang suda lama digelutinya. karena pada dasarnya mereka sudah menggunakan sistem ISL dari lama, dimana klub-klub tersebut sudah mandi darah untuk berusaha mencari sponsor dan pendapatan melalui tiket yang terjual melalui supporter mereka. ini jelas berkebalikan dengan sistem IPL yang lebih banyak menguntungkan pihak konsorsium melalui penjualan tiket dan hak siarnya. ini salah satu alasan kenapa klub-klub besar lebih memilih ISL sebagai kompetisi sepak bola indonesia yang mereka pilih.

Ada lagi yang beberapa argument yang menyebutkan bahwa klub-klub yang ikut IPL itu klub yang tidak berani menghadapi klub-klub yang bergabung di ISL dengan nama-nama besar mereka. sebuah pendapat yang sangat berani.

sedangkan ISL adalah sebuah sistem persepakbolaan dimana klub-klub yang berada di bawah naungannya berusaha mencari sponsor sendiri dan menarik supporter sebanyak-banyaknya dan kemudian hasil dari penjualan tiket dan sponsor diambil 99% untuk klub dan 1% untuk PSSI. ini pastinya menguntungkan Klub dibanding PSSI.

Dengan melihat fakta-fakta seperti itu, penulis cuma ingin PSSI sebagai pengurus tertinggi badan persepakbolaan Indonesia untuk bertindak tegas dan selalu mendengarkan aspirasi dari masyarakat ataupun klub-klub persepakbolaan Indonesia demi kemajuan sepak bola Indonesia, bukan justru selalu mengambil keputusan sepihak yang justru menunjukkan keegoisan PSSI.

Posted November 28, 2011 by Heryan Ardhi Kusuma in Kumpulan Ilmu dan Informasi

Tagged with , , ,

Jumlah Kelahiran Bayi Indonesia per Tahun Sama Dengan Jumlah Penduduk Singapura   Leave a comment


waaaaw..dahsyat ya pertumbuhan angka kelahiran bayi di Indonesia. hampir setiap tahun meningkat, bahkan tahun ini jumlahnya meningkat 2x lipat. bayangkan saja, dari salah satu sumber dinyatakan bahwa angka pertumbuhan kelahiran bayi per tahun sudah mencapai 4 juta jiwa. jumlah ini setara dengan jumlah penduduk di negara tetangga kita singapura. kita tahu bahwa jumlah penduduk di sana hanya sekitar 4 jutaan jiwa, jadi kalau disimpulkan, jumlah kelahiran 1 bayi di Indonesia bisa menjadi penduduk negara Singapura. andai saja kita bisa membuat negara baru, maka kita bisa membuat negara baru dengan penduduk para bayi ini. waaaw  luar biasa.

lalu pertanyaannya adalah, mengapa jumlah angka kelahiran bayi 1 tahun di Indonesia begitu meningkat significant? ada beberapa alasan menguatkan kasus ini, salah satunya adalah maraknya pernikahan dini yang menjadi fenomena di negara kita. pernikahan dini ternyata ikut meyumbangkan berapa persen kasus ini. angka pernikahan muda pun meningkat di Indonesia, ini juga disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya seks dan hamil pra-nikah. fenomena-fenomena ini mengubah wajah bari di lingkungan masyarakat Indonesia, dimana dulu jarang sekali orang mau menikah muda hingga sekarang akhirnya nikah muda menjadi tren tersendiri. nah, kasus di atas inilah salah satu contoh penyebab maraknya kelahiran bayi.

untuk itu, perlu adanya kesadaran dari masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif di dalam mengatur jumlah penduduk di Indonesia yang diperkirakan jika angka kelahiran bayi terus seperti ini, 50 tahun mendatang jumlah penduduk indonesia pun akan bertambah 2x lipat. selain itu, pemerintah juga harus terus gencar memberikan sosialisasi-sosialisasi pada warganya, dengan harapan rencana program pembatasan kelahiran bayi bisa terpenuhi.

Mengintip Pernikahan Anak Presiden di Royal Wedding   Leave a comment


Pernikahan agung kembali digelar di tahun 2011 ini. setelah beberapa bulan kemarin anak Gubernur DIY menikah dengan prosesi adat dan ritual begitu juga sambutan masyarakat jogja yang luar biasa, kini giliran anak bungsu dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono yaitu “Ibas”(begitu sapaannya) menyusul. Ibas yang merupakan sekertaris jenderal partai yang didirikan oleh ayahnya sendiri “Partai Demokrat” ini menikah kemarin pada tanggal 24-11-2011 dengan mempelai wanita yaitu putri dari “Hatta Rajasa”.

pernikahan ini tentu saja dihadiri oleh orang-orang penting di Indonesia bahkan luar negeri, pasalnya yang menikah saja anaknya presiden RI sekaligus ketua ASEAN. namun mengenai prosesi pernikahannya, pernikahan royal ini justru mengangkat Tema sederhana, dilihat dari properti yang digunakan dimana hanya mengangkat kebudayaan masing-masing, SBY dari jawa dan Hatta Rajasa dari Palembang. selebihnya saya kira untuk ukuran pernikahan royal, pernikahan ini cukup sederhana. mungkin salah satu alasannya adalah maraknya pembicaraan mengenai gaya hidup mewah para pejabat tinggi negeri ini, sehingga di hari yang luar biasa ini, kedua mempelai tidak ingin terlalu berlebihan.

kemudian menyikapi pembicaraan pejabat tinggi yang menghambur-hamburkan uang, saya kira masyarakat Indonesia untuk hal ini bersikap wajar saja, karena pada dasarnya kedua mempelai ini adalah anak dari pejabat tinggi negara, sehingga melihat prosesi yang demikian saya rasa wajar.

di hari ijab kabul tersebut, ibas mengucap kabul di depan mertuanya sendiri yaitu Hatta Rajasa dengan saksi wapres Boediono. ijab kabulpun berjalan lancar sehingga proses pernikahan pun semakin menambah rasa bahagia dari kedua belah pihak.

semoga Ibbas dan Aliya menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warrahmah..amiin..:-)