Proposal Linguistic (Billboard)   Leave a comment


bingung mau buat proposal linguistic? coba kalian baca proposal ini. siapa tahu bisa jadi referensi atau smber yang valid.

http://downloads.ziddu.com/download/24295977/Proposal-Linguistic-kartu-as-Billboard.docx.html

Posted January 6, 2015 by Heryan Ardhi Kusuma in Kumpulan Ilmu dan Informasi

Garuda Jaya Siap Berjaya   Leave a comment


Lagi pusing mikirin materi buat najar besok, eeh dpet kabar kalo timnas U-19 Indonesia sudah dapet group untuk piala Asia di Myanmar besok. Tadi malam, baru saja undian dilakukan di salah satu hotel di Myaar. Undian ini dilakukan untuk mengelompokkan negara-negara yang ikut dalam pertandingan piala asia. Di sana, Indonesia Lolos dari grup neraka dan akan bergabung bersama Australia dan UEA. Sedangkan salah satu.pesain Inodenisa, yaitu.Vietnam, berada pada group neraka bersama tiga kekuatan utama Asia yaitu Korea Selatan, Jepang dan China.
Dari pembagian ini, tentu Indonesia akan memiliki peluang yang lebih besar untuk melaju ke babak selanjutnya
Hal ini bisa dilihat dri serangkaian tur timur tengah dimana indonesia pernah menggulung UEA dua kali berturut2 denan skor 1-4 dan 1-2. Ini akan menjadi modal untuk Indonesia yang notabene adalah timnas yang sedang berjaya dengan prestasinya beberapa waktu terakhir..
Semangat Garuda Jaya Indonesia. In Timnas U-19, We Trust..

Posted April 24, 2014 by Heryan Ardhi Kusuma in Kumpulan Ilmu dan Informasi

Mencari Jati diri melalui menulis   Leave a comment


Bagi beberapa orang, menulis merupakan sebuah hobi atau hanya dilakukan ketika sedang memiliki waktu kosong saja. Jarang sekali orang beranggapan bahwa dengan menulis, justru sisi kreatifitas mereka mulai terasah. Bahkan, ada beberapa orang pula yang beranggapan bahwa menulis hanya buang-buang waktu saja. Ini menjadi sebuah laradigma tersendiri bagi masyarakat mengenai apa arti menulis itu sendiri.
Kita memang tidak bisa memaksakan seseorang untuk senang menulis. Kita juga tidak bisa memaksa orang untuk tidak menyukai menulis. Namun, ada satu hal yang bisa kita lakukan. Apa itu? Ya, INSPIRASI. Kita memang tidak bisa memaksa orang untuk suka atau tidak suka menulis. Tapi kita bisa memberikan orang inspirasi tentang tulisan itu sendiri. Tulisan memang selalu memberikan banyak inspirasi, baik itu terhadap pembaca atau.bahkan penulis itu sendiri. Lalu, apa yang akan kita dapat ketika inspirasi itu sudah kita dapat? JATI DIRI
Ya, jati diri menjadi sebuah sisi osotif yang akan kita dapat. Mengapa menulis bisa membantu seseorang menemukan jati dirinya? Pertama, menulis berasal dari sebuah inspirasi yang kadang muncul secara accidental maupun inspirasi yang memang sudah terkonsep. Seseorang menulis berdasarkan apa yang dia tahu dan apa yang dia ingin tulis. Beberapa orang mampu menulis sebuah novel berstatus best seller tidak jauh dari inspirasinya yg luar biasa.
Di sisi lain, banyak pula penulis yang hanya menuliskan beberapa kata saja, namun memiliki makna yang luar biasa. Inilah yamg mendasari jati diri.  Tidak sedikit orang yang menuliskan sebuah kata2 atau buku mengetahui jati diri mereka. Mengapa demikiam? Karena mereka menemukan ide yang dia tulis melalui inspirasi. Padahal, inspirasi inilah yang membentuk.kepribadoan dan jati diri mereka. Seseorang yang sering menuliskan kata2 motivasi kebanyakan adalah orang yang memiliki jati diri kuat. Berbeda dengan orang yang sering menuliskan kata2 indah. Sejatinya dia adalah seorang yg romantis. Di sisi lain, ada penulis yang menuliskan kata2 bijak, yang sejatinya adalah orang yang bersifat dewasa.
Dari tulisannya tersebutlah, banyak yang menemukan jati diri, bagaimana sebenarnya diri mereka itu. Bahkan, tidak jarang pula, pembaca yamg menemukan jati dirinya ketika membaca tulisan tersebut.
Maka, menulislah!! Menulislah dengan inspirasi yang muncul dari otak, pikiran dan hatimu. Karena sesungguhnya itulah apa adanya dirimu..just the way you are..:-)
Sekian dari saya, selebihnya silakan komen..mari berbagi ilmu..:-)

Posted April 24, 2014 by Heryan Ardhi Kusuma in Kumpulan Ilmu dan Informasi

Pengaruh google dan search engine terhadap kreatifitas mahasiswa   Leave a comment


Google merupakan sebuah web penelusuran terpopuler di dunia. terbukti, Jutaan orang  mengunjungi web tersebut setiap harinya. eksistensi google sebagai web terpopuler pun tak bisa dipungkiri lagi.  Hal itu tak terlepas dari beberapa kerjasama yang dilakukan pihak google dengan perusahaan-perusahaan lain guna mengembangkan kualitas dan jangkauan google. Salah satunya adalah dengan pihak blog. para penikmat blog, yang ingin membuat atau mempromosikan blognya, diharuskan memiliki google account. google account inilah yang melegalkan blog para pecinta blog di dunia. kemudian, Para blogger inilah yang meramaikan isi situs google saat sekarang ini. Ribuan artikel dari para penulis blog tampil di dalam situs terbesar tersebut, bersaing dengan para penulis lain,dengan ribuan topik dan wacana yang beragam.
Tulisan-tulisan di google inilah yang menjadi tujuan utama para pengunjung google guna mencari data dan informasi yang mereka perlukan. dan perlu diketahui juga bahwa salah satu dari sekian banyak kalangan pengunjung adalah kalangan mahasiswa.

Mahasiswa merupakan tingkatan pelajar paling tinggi. mereka adalah para pelajar di sebuah universitas.

Lalu apa kaitan antara google dan mahasiswa..??
Apa akibat dari keterkaitan antara google dan mahasiswa??

Seperti yang sudah diulas tadi,bahwa google memiliki ketersediaan beragam materi dan wacana yang ditampilkan. kemudian Mahasiswa sendiri adalah tingkatan pelajar tertinggi. Mahasiswa sebagai salah satu pengguna internet tentu sudah tidak asing lagi dengan situs google.  tugas kuliah, mencari jurnal dan artikel,bahkan urusan menyangkut keperluan pribadi bisa dicari dan diunggah dari situs tersebut. Ketika merasa kesulitan mencari bahan tugas misalnya,mahasiswa bisa mencarinya langsung disana. Pun dengan jurnal atau artikel,semua bisa mereka dapatkan disana,tanpa harus bersusah payah mencari buku-buku terkait. Hanya tinggal menghidupkan komputer atau laptop, sambungkan ke internet ,maka mereka bisa menyambung ke situs google dan mencari apa yang diperlukan..Gampang bukan??

Di satu pihak,cara itu memang sangat membantu mereka, tapi di pihak lain,ada kontroversi yang muncul terkait dengan hal ini.
Berkurangnya minat mahasiswa dalam membaca buku menjadi salah satu alasan kontroversi tersebut. Bagaimana tidak..??dengan kemudahan akses seperti itu,mereka bisa mendapatkan bacaan atau materi yang mereka inginkan. Mahasiswa terasa sangat dimanjakan dengan hadirnya situs tersebut. Berbeda dengan buku,mereka harus mencari dan menemukan buku yang benar-benar sesuai dan harus membacanya secara detail lembar per lembar. Jika dibandingkan dengan google,maka terasa jauh perbandinganya dalam hal efisien waktu. Namun, jika google sudah dijadikan sebagai satu-satunya pegangan mahasiswa,maka itu akan menurunkan tingkat kreatifitas mahasiswa. Kenapa bisa demikian? Google telah menyediakan beribu-ribu wacana,dan wacana-wacana itu biasanya sudah dalam bentuk tulïsan utuh. Mahasiswa dalam hal ini akan dengan sangat gampang mengcopy paste tulisan tersebut,bahkan ada yang secara mutlak menggunakan tulisan-tulisan itu untuk memenuhi kebutuhan tugas dan lain-lain tanpa mengubah sedikitpun kata-kata di dalamnya.  salah satu akibatnya adalah rasa malas yang ada di diri mahasiswa itu sendiri. mereka akan menganggap enteng tugas-tugas dan urusan yang diberikan ke mahasiswa sendiri. intinya mereka akan menganggap bahwa semua jawaban ada di google, tinggal copy and paste, selesailah tugas mereka. Jika seperti ini,bagaimana itu tidak menurunkan tingkat pemikiran dan kreatifitas mahasiswa. mari kita bandingkan dengan buku. Mahasiswa yang mencari tugas melalui buku,kemungkinan besar mereka mencari lebih dari 1 buku untuk dijadikan referensi. Dari beberapa buku tersebut,mereka akan membaca secara detail seluruh tulisan dan akan dicari tulisan yang sesuai dengan tugasnya. Kemudian dia mulai mencatatnya,dan kembali membaca untuk menemukan bacaan lain yang juga sesuai. Dari cara itu,secara tidak langsung kita mulai melatih otak kita untuk berpikir dan berkembang. sebagai mahasiswa kita masih bisa memanfaatkan daya otak kita untuk mengingat, memahami dan berkreasi, karena pada dasarnya adalah bahwa usia ketika kita menjadi mahasiswa adalah usia produktif untuk berbgai hal. oleh karena itu, diharapkan di masa ini kita diharapkan bisa mengembangkan dan melatih otak kita untuk berpikir kreatif. membaca buku adalah salah satu cara kita melatih otak kita untuk berpikir.

so, sekarang udah tahu kan, apa kaitannya antara google  dengan kreatifitas dan cara berpikir mahasiswa..??

intinya, kita si boleh aja mencari bantuan dari google. gak ada salahnya memang, karena dengan adanya google kita akan terbantu. cuma itu akan menjadi masalah jika kita menanggapi dan menganggap bahwa google adalah satu-satunya jalan keluar untuk masalah tugas kita. karena pada dasarnya google hanyalah pembantu kita saja, bukan sebagai satu-satunya sumber yang bisa kita gunakan. masih ada buku, jurnal, dan masih banyak algi yang bisa kita jadikan sumber. betul bukan..??

Pengaruh karakter pendidik terhadap keberhasilan anak didik dalam proses belajar mengajar dikaitkan dengan karakter peserta didik   Leave a comment


Kalo temen2 yg bca judul td adalah para pneliti,pikiran prtama yg muncul mungkin itu merupakan judul penelitian..bener gak??

Memang benar,itu sebuah penelitian. Kenapa itu disebut sebuah penelitian? Karena penulis memuat judul di atas berdasar pengamatan penulis sendiri,dan itu muncul karena ada permasalahan yang muncul dari sebuah kondisi,yang mana perlu dimunculkan dan diselesaikan masalahnya..
Kalau merujuk pada pengertian penelitian itu sendiri,penelitian merupakan sebuah studi ilmiah yg diadakan untuk mengungkap permasalahan yang muncul dan untuk menyelesaikan masalah tersebut.
So,judul tadi bsa dkatakan judul penelitian kan?

Ya,penulis memuat masalah ini berdasar pengamatan penulis sendiri yang saat ini masih menjadi mahasiswa.
Pengamatan penulis menunjukan bahwa banyak sekali mahasiswa yang berebut mencari dosen untuk mengampu kuliahnya. Ada apa..??kenapa mereka memilih2 kelas dan memilih dosen sendiri?
Ini yang menjadi pertanyaan kunci penulis untuk sedikit mengungkap permasalahan tersebut.

Dari pengamatan yang dilakukan,sebagian mahasiswa memilih untuk mencari kelas dan dosen sendiri karena adanya ketidakcocokan terhadap guru yang bersangkutan. Ketidakcocokan itu berasal dari karakter guru dan dosen itu sendiri. Banyak mahasiswa yg menghindari dosen dengan karakter tegas,dan disiplin,ada juga yang menghindar karena galak..tapi ada juga yang justru mencari dosen yang seperti itu dan menghindari dosen yang lembut dan santai dalam mengajar. Perbedaan perbedaan itulah yang menjadi tolak ukur. Dari pengamatan yang penulis lakukan, karakter guru memang sangat mempengaruhi minat peserta didik mengikuti kuliah yang diampu. Karakter guru memberikan efek juga terhadap hasil blajar siswa. Seorang siswa yang memiliki karakter disiplin dan tegas akan senang mengikuti dosen yang memiliki karakter serupa. Pun dengan siswa yang santai dan lembut,mereka akan merasa nyaman mengikuti dosen yang lembut dan santai dan cenderung tidak cocok dengan dosen yang disiplin. Inilah yang menjadi salah satu penyebab adanya rebutan dalam memilih kelas dan dosen. Para mahasiswa berebut mendapat jatah mengikuti mata kuliah yang diampu dosen favouritnya,dan biasanya itu sesuai dengan karakter mahasiswa sendiri. Kaitanya dengan hasil belajar yang bagus,terlihat dari minat mahasiswa itu sendiri. Ketika mahasiswa mengikuti dosen yang menjadi favori nya atau sesuai karakter mereka,maka mereka pun akan semakin semangat dalam mengikuti kuliah,dan itu sangat berperan terhadap hasil belajar mahasiswa.

Download Materi Kriteria Memilih Textbook..Disini aja..   Leave a comment


Download Disini..

Buku pegangan untuk guru dan siswa ternyata tidak hanya mempunyai beberapa kelebihan, tetapi juga memiliki beberapa kekurangan. buat temen-temen mahasiswa bahasa inggris atau yang mata kuliah lain, pastinya perlu tahu donk apa si kelebihan atau keuntungan dan kekurangan dari buku pegangan?? khususnya buat para calon guru yang nantinya bakal butuh buku pegangan, gak ada salahnya buat mempelajari kedua hal itu.

di artikel ini, aku udah sediain beberapa penjelasan mengenai textbook dan lebih kurangnya dari textbook itu..

silakan download aja di sini..

Choosing a course book (memilih buku pegangan pengajaran)

Textbook [Compatibility Mode]

jika ada tambahan atau komen silakan beri komen temen-temen di bagian komentar..thank you, guys..

sukses selalu..:-)

 

Posted April 23, 2012 by Heryan Ardhi Kusuma in Materi Kuliah

Great exhibition at Gramedia   Leave a comment


Waw,lagi jalan-jalan lyat ada rame rame,ternyata ada pameran buku. Acara yang mengusung tema Pesta Buku Gramedia ini tiap harinya banyak dikunjungi pelanggan,dari anak-anak sampai dewasa.
Luar biasa,buku yg ditawarin juga murah-murah. Novel dihargai mulai dari 10ribu. Gimana gak banyak yang dteng,bukunya aja murah murah,acaranya bagus bagus and mendidik. Malem ini ada acara pentas seni,nyanyi,buat anak anak sanggar. Aku seneng bisa liyat n denger anak anak kecil nyanyiin lagu anak-anak n nasional. Ini sebuah acara mendidik,dimana adek adek kita dikenalkan dengan nyanyian anak anak yg sesuai sama umur mereka,ditengah tengah lunturnya lagu anak yang dikenal anak dan menjamurnya lagu dewasa yang banyak dikenal anak anak kecil jaman sekarang.
Great job for Gramedia. Selain pameran buku,juga mengadakan acara mendidik seperti ini..
Good exhibition is in Gramedia